Sekolah Pasar Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Pedagang Pasar Kabupaten Trenggalek

Sekolah Pasar Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Pedagang Pasar Kabupaten Trenggalek

Sekolah Pasar Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Pedagang Pasar Kabupaten Trenggalek yang dilaksanakan pada tanggal 25 - 28 September dan 2 - 3 Oktober 2017 kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek dengan Asparindo Institute. Asparindo Institute juga menyusun buku materi Sekolah Pasar Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Pedagang Pasar yang bertujuan untuk meningkatkan omset pedagang dan berbagi pengalaman dalam pengelolaan pasar rakyat. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Trenggalek Bapak Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc dan Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) Bapak Y. Joko Setiyanto.

 

Menjadi konsen dari Bupati Trenggalek adalah pengelolaan pasar yang tidak tepat justru akan membuat pergerakan perekonomian di pasar tradisional terus melambat, gempuran teknologi dan membeludaknya pasar online dan ritel modern, keluhan pedagang pasar rakyat terkait penurunan omset pedagang yang cukup tajam dan perkembangan zaman dan teknologi termasuk banyaknya pedagang sayur keliling.

 

Hal tersebut diatas yang melatarbelakangi inisiasi terlaksananya Sekolah Pasar Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Pedagang Pasar Kabupaten Trenggalek, khususnya pedagang Pasar Kamulan, Kecamatan Durenan menjadi peserta dalam sekolah pasar tersebut. Kenapa Bupati Trenggalek memilih peserta sekolah pasar dari Pasar Kamulan karena merupakan pintu masuk dari kawasan kota baru maritim di selatan Jawa Timur.

 

Di sisi lain, Ketua Umum Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) Bapak Y. Joko Setiyanto, menuturkan persoalan yang sering menjadi penghambat perkembangan pasar tradisonal adalah buruknya fasilitas pasar, sistem pengelolaan yang kurang tepat, serta pedagang dan dagangan yang kurang memadai "Kalau dibiarkan terus menerus dengan kondisi yang semrawut, becek dan tidak nyaman, mana ada masyarakat yang mau belanjaā€¯. Makanya bangunan pasar yang memadai itu juga sangat penting. Selain itu kami juga menggandeng BPOM terkait food safety.

 

Sekolah Pasar Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Pedagang Pasar menitikberatkan pada materi; (1) Teknik Layanan Pelanggan yang bertujuan agar pedagang dapat menjaga kesinambungan transaksi berdagang. (2) Tata letak atau Lay Out Berdagang yang bertujuan agar pedagang dapat memaksimalkan aset berdagang yang dimiliki agar berdampak positif untuk menarik konsumen. (3) Bisnis meroket bertujuan agar pedagang bisa menaikkan omset dan keuntungan. (4) Keuangan dan Investasi berdagang membantu pedagang agar bisa mengatur keuangan.(5) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).


Sekolah Pasar ini selanjutkan dapat dijadikan acuan atau panduan yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan untuk peningkatan kualitas dan kuantitas pedagang. Besar harapan kami agar materi materi yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta dan pedagang di Kabupaten Trenggalek.

 

 

 

 

 





81 Pembaca    |    0 Komentator
Share :
Tag : #sekolahpasar #pengembanganusaha #pengelolaanpasar #trenggalek #pasarkamulan

Kirim Pesan Anda